Cara Mendidik Anak Dengan Baik & Benar

Memiliki buah hati tentunya merupakan suatu hal yang paling indah, hal apapun akan dilakukan demi sang anak seperti menjaganya, merawatnya, memberikan kasih sayang, dan mendidik anak agar baik, sopan, dan juga pintar. Ada berbagai macam cara yang akan dilakukan demi mendapatkan anak yang cerdas, pintar, dan juga sopan. Seperti dengan mengajarinya bagaimana mengucapkan kata terimakasih jika sudah ditolong, atau meminta maaf jika melakukan kesalahan, dan lain sebagainya. Kunci utama agar anak baik dan pintar tentu saja dari orang tuanya sendiri. Anak akan meniru perilaku orang tuanya, maka dari itu ajarkanlah cobalah untuk melatih stimulasi kepintaran anak dengan cara yang menyenangkan. Bukan dengan cara membentak, memaksa ataupun melakukan kekerasan. Namun ada beberapa cara lain yang bisa Anda terapkan untuk mendidik anak. Simak ulasannya di bawah ini.

Berikut ini beberapa cara untuk melatih stimulasi kepintaran anak diantaranya sebagai berikut ini :

  • Dengan mengajari menggunakan teknologi. Perkembangan teknologi kini semakin canggih, maka dari itu Anda bisa dengan mengajarkannya beberapa cara yang sangat mudah seperti dengan mengajaknya untuk menonton video edukasi, atau bermain game sederhana dan lain sebagainya. Namun harus tetap diawasi dalam menggunakan teknologi tersebut agar nantinya tidak ketergantungan.
  • Memberinya hadiah. Walaupun terlihat sangat sepele, namun ini merupakan hal yang penting. Berikanlah anak Anda hadiah jika mereka sudah melakukan suatu hal yang positif, dan jika mereka melakukan kesalahan maka berikanlah hukuman seperti teguran agar nantinya si anak tidak akan mengulanginya lagi.
  • Jangan batasi anak. Jangan pernah membatasi anak untuk melakukan semua hal yang diinginkannya, karena pada saat-saat itulah anak-anak sedang mulai berkembang. Biarkan si anak melakukan dan mengeksplorasi apa yang diinginkan.

Selain beberapa cara di atas, ada cara lain yang bisa Anda lakukan dalam mendidik anak yaitu dengan memberinya nutrisi yang baik untuk stimulasi otaknya, Anda bisa dengan memberikannya produk susu dari Wyeth. Bukan hanya manfaat produk-produk dari Wyeth saja yang bisa membuat anak menjadi lebih pintar, namun Wyeth juga mempunyai program parenting yang dapat membantu sebagai salah satu cara melatih stimulasi kepintaran anak.

 

Baca juga: Aspek Perkembangan Kognitif Anak di Usia Dini Wajib Anda Tahu

Peran Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Anak

Peran Keluarga Dalam Pembentukan Karakter AnakDalam hidupnya seorang anak akan melewati setidaknya 3 kelompok lingkungan meliputi keluarga, sekolah dan masyarakat. Sewaktu masih anak anak, sebagian besar waktu akan habiskan dalam lingkungan keluarga dan berinteraksi kepada orang tua dan saudara. Selanjutnya seseorang akan mengenyam pendidikan sehingga masuk ke lingkungan sekolah selama beberapa tahun hingga dewasa baru kemudian tahap terakhir dimana nantinya akan masuk kedalam lingkungan masyarakat.

Pada kesempatan sekarang ini, akan membahas peran keluarga dalam pembentukan karakter anak. Kenapa peran keluarga itu penting? Dan mengapa kita wajib mengetahuinya? Semua jawabannya akan akan dijelaskan dalam artikel yang anda baca saat ini, silakan simak ulasan dibawah ini.

Apa Saja Peran Keluarga Dalam Perkembangan Anak?

Seperti yang telah dijelaskan di awal artikel, keluarga merupakan lingkungan pertama setelah anak hadir atau lahir di dunia. Orang tua haruslah memberikan contoh yang baik kepada anak jika ingin membentuk karakter anak yang baik pula. Pada dasarnya setiap anak dilahirkan dalam kondisi bersih layaknya wadah kosong yang harus diisi. Orang tua dan anggota keluarga lainnya yang bertugas mengisi kekosongan tersebut dengan hal hal baik.

Lihat saja contoh simple yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan rumah tangga yaitu anak selalu mengikuti kebiasaan orang tuanya. Misalnya orang tua yang rutin mengosok gigi sebelum tidur maka anak akan melihat apa yang orang tua mereka lalukan. Tindakan yang mereka lihat akan terekam dalam memory dan pada akhirnya sang anak akan melakukan hal yang sama, terlebih jika orang tua mengajarkan secara langsung dengan mengajak anak gosok gigi bersama.

Orang tua yang terdiri dari ayah dan ibu punya tugas dan kewajibannya masing masing dalam upaya memberikan contoh yang baik kepada anaknya. Ayah memberikan contoh tanggung jawab dan ketegasan dalam memimpin keluarga, sementara itu ibu bisa memberikan teladan dengan menjadi sosok yang lembut dan penyayang.  Dengan demikian pembentukan karakter anak sedapat mungkin sudah dipupuk sejak dini.

Dalam proses memupuk karakter anak yang baik, orang tua bisa menjalin komunikasi secara intens kepada anak sehingga masalah atau problem yang sedang dihadapi bisa dicarikan jalan keluar terbaik. Ajak anak berbincang sambil minum teh Sariwangi misalnya, bisa anda coba sendiri di rumah. Komunikasi yang lancar menjadi langkah awal terbentuknya keluarga yang bahagia.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai peran keluarga dalam proses pembentukan karakter anak. Semoga informasi yang telah disampaikan bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya.

Aspek Perkembangan Kognitif Anak

Aspek Perkembangan Kognitif Anak di Usia Dini Wajib Anda Tahu

Aspek Perkembangan Kognitif Anak di Usia Dini

Setiap anak akan tumbuh dengan baik jika orang tuanya mampu memberikan pelayanan dengan cara merawat dengan benar. Banyak orang tua yang tidak mampu merawat anaknya dengan cara yang benar. Perlu diketahui bahwa untuk merawat anak tentu berbeda-beda dan tergantung dengan karakter anak itu sendiri. Agar anak tumbuh dengan baik, maka kita harus mengetahui cara-cara merawat anak dengan cara berkonsultasi dengan orang yang lebih berpengalaman atau pun bergabung ke klub parenting karena akan sangat membantu terhadap perkembangan anak. Kita harus mengetahui tentang aspek perkembangan anak usia dini agar kita tidak salah dalam menerapkan cara mendidik anak.

Ada beberapa aspek yang harus  kita ketahui, Namun akan kita bahas tentang perkembangan kognitif saja. Kognitif itu berarti kemampuan seorang anak untuk berpikir. Kemampuan seseorang tentu akan bertahap mulai dari anak-anak sampai dewasa. Ketika masih kanak-kanak tentu akan berpikir konkrit dan ketika anak tumbuh dewasa maka akan berpikir secara logis. Ini adalah gambaran secara umum dan ini terjadi pada siapapun. Namun tidak sedikit anak-anak yang sudah bisa berpikiran logis. Untuk menumbuh kembangkan aspek perkembangan kognitif pada anak, maka kita harus mendidik anak dengan cara yang benar agar kemampuan anak benar-benar berkembang. Jika anak sudah mampu berpikir baik, maka anak bisa berprilaku baik juga. Maka dari itu jika kita sebagai orang tua menginginkan anak tumbuh kembang dengan kemampuan terbaiknya harus bisa mendidik anak dengan cara yang benar.

aspek perkembangan anak usia dini yang umum tentu harus kita ketahui agar kita benar-benar paham cara mendidik anak. Pendidikan anak usia dini ini harus dilakukan dengan cara yang tepat sebab andai saja kita tidak bisa menjalankan kewajiban kita terhadap anak yaitu mendidik, maka anak akan tumbuh dengan tidak baik. Maka dari itu mulailah belajar pada orang lain yang sudah berpengalaman agar kita mampu memberikan yang terbaik terhadap anak kita dan kita akan mampu untuk membuat anak menjadi pintar serta mempunyai pengetahuan yang baik.

Baca Juga : https://www.parentingclub.co.id/smart-stories/mengenal-5-aspek-perkembangan-anak-usia-dini

Tips Membangun kebersamaan Keluarga

Kebersamaan Keluarga
Tips Membangun kebersamaan Keluarga

Tips Membangun kebersamaan Keluarga

Kebersamaan keluarga merupakan hal yang sangat penting dan didambakan oleh setiap keluarga. Hal ini, terbangun dengan banyak hal yang bisa dilakukan mulai dari komunikasi.

Setiap keluarga pada hakikatnya, sering kali untuk berkumpul dan meluangkan waktunya untuk mengobrol-ngobrol antar anggota keluarga disuguhakan dengan beberapa cangkit teh hangat.

Biasanya komunikasi ini terjalin dengan baik jika situasi yang tercipta baik.

Teh hangat, memang dapat membangun suasana menjadi lebih hangat dan membawa alur obrolan menjadi lebih terisi sehingga kelluarga lebih akrab dan saling mengutarakan berbagai fikirannya dengan tidak ragu- ragu ataupun canggung sama sekali.

Jika, anda merupakan orang yang sedang mencari cara bagaimana menyampaiakan sesutu yang selama ini ingin dismapaiakan. maka lakukanlah tips ini;

Tips Terbangunnya kebersamaan dalam suatu keluarga;

  1. Cari waktu tepat untuk mengajak keluarga\berkumpul disuatu tempat, ruangan keluarga misalnya dengan keadaan yang nyantai
  2. Suguhkan lah teh hangat, dan beberapa cemilan.
  3. Berbicaralah dengan basa-basi yang tidak sedikit formal untuk membangun suasana
  4. Berbicaralah, meski anda ragu
  5. Hendaklah memasang wajah ceria sebagai sugesti baik untk kebersamaan anda

Itulah beberapa tips yang bisa disampaiakan, kebersamaan keluarga memang amat penting. Keluargalah tempat pokok kita sebelum tempat-tempat yang lain, jadi mencobalah untuk akrab dengan susana kebersamaan itu.  Mudah-mudahan tips ini dapat membantu. Selamat mencoba!

Hamil kembar

Ciri-Ciri Hamil Kembar 2 Bulan Yang Perlu Diketahui

Hamil kembar

Mengetahui Hamil Kembar

Masih banyak kalangan ibu yang belum mengetahui betul terjadinya suatu hamil kembar 2 bulan. Namun sudah banyak juga yang memimpikan memliki dua bayi yang kembar. Hal ini perlu diperhatikan betul. Berikut ini ada beberapa ulasan mengenai keadaan hamil yang wajib dicurigai yang bisa dilihat dari berbagai macam aspek berikut ini, antara lain:

Pertama, ukuran perut. Untuk hamil kembar 2 ulan akan jauh lebih nampak dengan ukuran perut yang jauh lebih besar seperti usia hamil 5 bulan. Hal ini bisa dikatakan ibu sedang mengandung kehamilan kembar.

Kedua, berat badan. Pada umumnya berat badan di trimester pertama akan jauh lebih menambah sebanyak 2-4 kg. Pertambahan berat badan ini akan jauh lebh tinggi jika ibu pada masa hamil banyak makan junk food. Namun jika berat badan ini melampaui rata-rata maka dipastikan mengandung bayi kembar.

Ketiga, cepat lelah. Jika kehamilan kembar dikandung maka ibu akan jauh lebih cepat lelah dibandingkan dengan hamil pada umumnya. Hal ini dikarenakan dengan pertambahan energi yang digunakan bayi kemar dalam rahim untuk melakukan aktifitas di dalamnya.

Keempat, gerak bayi. Apabila nanti ada gerak bayi di trimester pertama, maka dipastikan mengandung bayi kembar. Untuk hamil tunggal biasanya trimester pertama bayi belum bisa bergerak karena belum tumbuh sempurna.

Kelima, mual lebih banyak. Memang untuk awal hamil ibu akan merasa ingin muntah dan mual. Namun untuk hamil kembar akan jauh lebih tinggi intensitas mualnya.

Itulah beberapa aspek yang patut untuk dicurigai ketika usia 2 bulan kehamilan yang memastikan bahwa ibu mengandung bayi kembar. Dengan memperhatikan hal di atas, maka bisa lebih mudah mengenali bayi kembar dan bayi tunggal. Jangan lupa selama masa kehamilan berlangsung baik tunggal maupun kembar, untuk minum susu lactamil yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan janin dan kesehatan bayi selama hamil sampai proses melahirkan. Hanya dengan susu lactamil proses kehamilan berjalan dengan lancar.