Peran Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Anak

Peran Keluarga Dalam Pembentukan Karakter AnakDalam hidupnya seorang anak akan melewati setidaknya 3 kelompok lingkungan meliputi keluarga, sekolah dan masyarakat. Sewaktu masih anak anak, sebagian besar waktu akan habiskan dalam lingkungan keluarga dan berinteraksi kepada orang tua dan saudara. Selanjutnya seseorang akan mengenyam pendidikan sehingga masuk ke lingkungan sekolah selama beberapa tahun hingga dewasa baru kemudian tahap terakhir dimana nantinya akan masuk kedalam lingkungan masyarakat.

Pada kesempatan sekarang ini, akan membahas peran keluarga dalam pembentukan karakter anak. Kenapa peran keluarga itu penting? Dan mengapa kita wajib mengetahuinya? Semua jawabannya akan akan dijelaskan dalam artikel yang anda baca saat ini, silakan simak ulasan dibawah ini.

Apa Saja Peran Keluarga Dalam Perkembangan Anak?

Seperti yang telah dijelaskan di awal artikel, keluarga merupakan lingkungan pertama setelah anak hadir atau lahir di dunia. Orang tua haruslah memberikan contoh yang baik kepada anak jika ingin membentuk karakter anak yang baik pula. Pada dasarnya setiap anak dilahirkan dalam kondisi bersih layaknya wadah kosong yang harus diisi. Orang tua dan anggota keluarga lainnya yang bertugas mengisi kekosongan tersebut dengan hal hal baik.

Lihat saja contoh simple yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan rumah tangga yaitu anak selalu mengikuti kebiasaan orang tuanya. Misalnya orang tua yang rutin mengosok gigi sebelum tidur maka anak akan melihat apa yang orang tua mereka lalukan. Tindakan yang mereka lihat akan terekam dalam memory dan pada akhirnya sang anak akan melakukan hal yang sama, terlebih jika orang tua mengajarkan secara langsung dengan mengajak anak gosok gigi bersama.

Orang tua yang terdiri dari ayah dan ibu punya tugas dan kewajibannya masing masing dalam upaya memberikan contoh yang baik kepada anaknya. Ayah memberikan contoh tanggung jawab dan ketegasan dalam memimpin keluarga, sementara itu ibu bisa memberikan teladan dengan menjadi sosok yang lembut dan penyayang.  Dengan demikian pembentukan karakter anak sedapat mungkin sudah dipupuk sejak dini.

Dalam proses memupuk karakter anak yang baik, orang tua bisa menjalin komunikasi secara intens kepada anak sehingga masalah atau problem yang sedang dihadapi bisa dicarikan jalan keluar terbaik. Ajak anak berbincang sambil minum teh Sariwangi misalnya, bisa anda coba sendiri di rumah. Komunikasi yang lancar menjadi langkah awal terbentuknya keluarga yang bahagia.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai peran keluarga dalam proses pembentukan karakter anak. Semoga informasi yang telah disampaikan bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya.